Panwascam menghadapi tugas berat pada Pemilu 2019

Pewarta : id Panwascam menghadapi tugas berat pada Pemilu 2019

Pelantikan anggota Panwascam Kota Yogyakarta, Selasa (14/11). (Foto ANTARA/Eka Arifa R/ags/17)

Yogyakarta - (Antara) - Panitia pengawas pemilu kecamatan di Kota Yogyakarta akan menghadapi tugas berat pada penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 karena pemilihan legislatif dan presiden akan digelar serentak.

"Setiap anggota panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) harus bisa bersikap solid, menjunjung integritas, memiliki mentalitas yang baik, dan profesional karena tugas yang dihadapi akan sangat berat," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta Iwan Ferdian di sela pelantikan anggota Panwascam di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, integritas yang tinggi sangat dibutuhkan oleh seluruh anggota panwascam karena dalam proses pengawasan di wilayah dimungkinkan ada banyak godaan bagi anggota panwascam.

"Panwascam harus berani mengambil sikap dan keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019 akan sangat tergantung dari proses pengawasan yang baik," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa proses pengawasan tidak mengenal waktu sehingga setiap anggota panwascam dituntut untuk bisa bekerja secara profesional. "Menjaga soliditas antar anggota panwascam juga sangat penting agar pengawasan bisa berjalan optimal," katanya.

Panwaslu Kota Yogyakarta secara resmi melantik anggota panwascam untuk 14 kecamatan yang ada di kota tersebut. Setiap kecamatan terdapat tiga anggota panwascam, namun masih ada satu anggota panwascam untuk Kecamatan Pakualaman yang kosong.

Panwaslu Kota Yogyakarta akan melakukan seleksi untuk mengisi satu kekosongan tersebut karena anggota yang sudah terpilih diketahui tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 yang dilakukan serentak menuntut seluruh penyelenggara pemilu termasuk panwascam untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi.

"Semakin banyak yang harus diawasi dan ada semakin banyak aturan yang harus dipahami dan dikuasai. Pengawas perlu perlu belajar dari pelaksanaan sebelumnya. Apa yang kurang baik harus bisa diperbaiki sehingga tidak terulang pada pengawasan mendatang," katanya.

Menurut Heroe, panwascam adalah ujung tombak pengawasan di wilayah karena akan langsung berhadapan dengan masyarakat selaku konstituen termasuk calon anggota legislatif. ***2*** (E013)
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar