Kini Eropa miliki restoran di bawah air

id restoran bawah air,under

Kini Eropa miliki restoran di bawah air

FOTO : An inside view of the underwater restaurant Under in Baaly, Norway March 19, 2019. REUTERS/Lefteris Karagiannopoulos (Reuters.com)

Norwegia (ANTARA) -
Restoran bawah air pertama di Eropa mulai buka pada Rabu (20/3) dengan lebih dari 7,000 pelanggan telah memesan tempat untuk makan di antara ikan-ikan.

Terletak di ujung selatan Norwegia, restoran ini terlihat seperti tabung beton besar yang sebagian terendam di Laut Utara. Restoran itu diberi nama Under, yang juga berarti "ajaib" dalam bahasa Norwegia.

Restoran itu dirancang oleh perusahaan arsitektur asal Norwegia, Snoehetta, yang juga  merancang Opera house di Oslo serta Museum Nasional Memorial 11 September di New York.

"Daya tariknya adalah gerakan dari atas air ke bawah melalui bangunan ... Jendela besar memperlihatkan kepada kita bahwa bawah air tidak seperti akuarium, itu adalah hal yang nyata," kata pendiri Snoehetta, Kjetil Traedal Thorsen kepada Reuters.

Memasuki Under awalnya akan terasa seperti masuk ke dalam sauna karena papan kayu menutupi bagian atasnya, tapi tangga sepanjang delapan meter akan membawa anda menuju ke ruang makan besar yang mampu memuat 40 tamu, yang juga dikelilingi oleh jendela transparan berukuran raksasa ke arah laut.

Traedal Thorsen mengatakan bahwa konstruksi Under mampu menahan cuaca buruk dan dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat menahan apa yang disebutnya "gelombang abad ini"

Restoran tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga terjadi sedikit sekali refleksi di dinding kaca. Refleksi tersebut akan mengisi ruangan dengan cahaya alami pada siang hari, dan juga disaring oleh warna kehijauan air.

"Target kami adalah mendapatkan 50 persen tamu yang makan di sana dan juga  bermalam di hotel ... Kami mengharapkan sekitar 12.000 orang makan malam setiap tahun," kata Gaute Ubostad, salah satu dari dua saudara yang memiliki restoran dan sebuah hotel di dekat Under.

Under buka pada Rabu (20/3) untuk teman dan keluarga pemilik dan akan buka untuk pelanggan biasa pada awal April.

Hanya ada sedikit restoran bawah air di seluruh dunia, sebagian besar ada di perairan. (Farizal Luqman/Nusarina)



 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar