Stok daging sapi di Kabupaten Bantul mencukupi kebutuhan

id Daging sapi,tim pengendali inflasi daerah

Stok daging sapi di Kabupaten Bantul mencukupi kebutuhan

Bupati Bantul bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY memantau depot daging sapi di Pasar Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan bahwa stok daging sapi di tingkat pedagang hingga pekan kedua n Ramadhan 1440 Hijriah mencukupi kebutuhan permintaan masyarakat setempat.

"Dari hasil pantauan untuk ketersediaan daging sapi mencukupi kebutuhan dan harganya masih stabil," kata Kepala Seksi Distribusi dan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul Zuhriyatun Nur Handayani usai pemantauan stok kebutuhan pokok di Pasar Bantul, Rabu.

Dalam pemantauan yang dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY bersama perwakilan institusi terkait itu juga menyasar depot daging sapi "Sumilir" yang lokasinya terdapat di sisi selatan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Bantul itu.

"Di Depot daging Sumilir setiap hari ketersediaan dagingnya kurang lebih sekitar 100 kilogram. Kemudian harga daging untuk kualitas yang bagus atau nomor satu sebesar Rp120 ribu per kilogram," katanya.

Meski demikian, menurut dia, menjelang Lebaran 2019 diprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan seiring naiknya permintaan masyarakat, kenaikan harga kemungkinan terjadi sepekan sebelum hari raya umat Muslim itu.

Sementara itu, ia mengatakan, untuk komoditas bawang merah di Bantul stoknya melimpah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengalami kesulitan mendapat barang tersebut selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Dia mengakui, harga bawang merah sempat mengalami kenaikan memasuki awal puasa karena stok terbatas, namun saat ini stok sudah melimpah karena petani Bantul mulai panen, sehingga harga di pasaran sudah normal.

"Stok melimpah karena petani sudah mulai panen di wilayah Kretek dan Sanden. Harga bawang merah di tingkat distributor untuk kualitas yang bagus Rp20 ribu per kilogram, kalau di pasar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Sudah normal," katanya.
Baca juga: TPID DIY memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di Bantul
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar