Pendaftar CPNS di Bantul 9.000 pelamar

id BKPP Bantul,pelamar cpns bantul

Pendaftar CPNS di Bantul 9.000 pelamar

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bantul Danu Suswaryanta. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebutkan bahwa pendaftar calon pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah setempat yang dibuka pada 2019 mencapai 9.000 pelamar.

"Formasi kita itu pendaftarnya bisa melonjak diangka hampir mencapai 9.000 pelamar dengan pemberkasannya juga 8.627 berkas," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bantul Danu Suswaryanta di Bantul, Jumat.

Menurut dia, padahal formasi CPNS di lingkungan Pemkab Bantul yang dibuka pada 2019 sebanyak 601 formasi, meliputi tenaga pendidikan atau guru sebanyak 308 formasi, tenaga kesehatan berjumlah 88 formasi, kemudian yang tenaga teknis sebanyak 205 formasi.

Danu mengatakan, jika dibandingkan dengan pelamar CPNS di Bantul pada 2018, pelamar tahun ini mengalami lonjakan sangat signifikan yang mana pada tahun lalu sebanyak 4.000 pelamar dari sekitar 560 formasi baik tenaga pendidikan, teknis dan kesehatan yang dibuka.

"Kemudian juga formasinya Alhamdulillah hampir seratus persen, artinya hanya ada satu formasi yang tidak ada pelamarnya, semua berjalan baik, lancar dan kita berharap mudah-mudahan nanti tahap berikutnya berjalan lancar," katanya.

Danu menjelaskan, formasi CPNS yang paling banyak pelamarnya adalah pada formasi tenaga kesehatan yang mencapai sekitar 3.800 pelamar dari 88 kebutuhan formasi, dan jumlah tersebut melebihi dari pelamar formasi tenaga teknis.

Meski demikian, kata dia, diakui ada satu posisi atau lowongan pada formasi tenaga teknis yang hingga tahap pemberkasan Jumat (6/12) ini masih kosong, pihaknya menduga karena kemungkinan persyaratan yang harus dipenuhi pada posisi tersebut sangat terbatas.

"Ada satu formasi yang tidak terisi, artinya sampai dengan proses pemberkasan terakhir tidak ada berkas yang masuk, jadi artinya kosong, mungkin pertimbangannya karena ketugasan bisa, atau memang peserta yang memenuhi syarat juga sangat terbatas," katanya.

Dia mengatakan, sedangkan formasi CPNS Bantul yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas sebanyak dua persen atau 12 formasi tidak terpenuhi, karena jumlah pendaftar dari difabel berjumlah tujuh orang, meski begitu pendaftar tetap harus mengikuti seleksi selanjutnya.

"Yang difabel dua persen atau 12 formasi kelihatannya tidak terpenuhi, total pendaftar disabilitas hanya tujuh orang, jadi untuk memenuhi formasi khususnya saja tidak terpenuhi, mudah-mudahan formasi itu tetap bisa terisi yang bukan disabilitas," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar