Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 70 orang

id Nakes Bantul

Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 70 orang

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul khusus penanganan kasus COVID-19 (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 70 orang, sehingga total kasus pulih hingga hari Selasa menjadi 11.201 orang.

Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Selasa, menyebutkan pasien sembuh itu terbanyak dari Kecamatan Banguntapan 16 orang, kemudian Kecamatan Bambanglipuro 14 orang, dan Kecamatan Kasihan 10 orang.

Selanjutnya dari Kecamatan Bantul delapan orang, Sewon delapan orang, Pleret enam orang, sisanya dari Sanden, Pandak, dan Imogiri masing-masing dua orang, serta dari Pajangan satu orang, dan Jetis satu orang.

Meski demikian dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus konfirmasi positif di sebanyak 41 orang, dari Kecamatan Banguntapan 10 orang, Pleret lima orang, Sewon lima orang, kemudian Jetis empat orang, serta Sedayu empat orang.

Sisanya dari Pajangan tiga orang, Bantul tiga orang, Sanden dua orang, Kretek dua orang, serta dari Srandakan, Pandak, dan Piyungan masing-masing satu orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi berjumlah 12.339 orang.

Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 meninggal dunia pada hari ini bertambah satu orang dari Kecamatan Banguntapan, sehingga total kasus kematian di Bantul menjadi 326 orang.

Dengan demikian, data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit rujukan per hari Selasa (4/5) berjumlah 812 orang.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa pada Lebaran tahun 2021 tentu akan kembali menjadi catatan dan ingatan masyarakat dan bangsa di mana ancaman wabah COVID-19 masih berlangsung dan belum dapat dipastikan kapan berakhirnya.

Oleh karena itu, Bupati Bantul, mengingatkan semua pihak terkait dan elemen masyarakat untuk tidak kendor dalam disiplin penerapan protokol kesehatan dalam perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah dan berhati hati dalam menyikapi adanya libur Lebaran.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar