Yogyakarta, 22/6 (ANTARA) - Sebanyak 1.789 calon siswa baru memanfaatkan fasilitas layanan penambahan nilai yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru 2012.

"Jumlah calon siswa baru yang melakukan penambahan nilai pada tahun ini juga mengalami kenaikan dibanding tahun lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Jumat.

Berdasarkan data, jumlah siswa yang melakukan penambahan nilai pada hari pertama tersebut terdiri dari 959 siswa lulusan SD dan 830 siswa lulusan SMP.

Pada tahun lalu, jumlah siswa yang melakukan penambahan nilai adalah 700 orang.

Jumlah calon siswa yang melakukan penambahan nilai pada Pendaftaran Peserta Didik Baru 2012 dimungkinkan masih terus bertambah, karena pelayanan penambahan nilai dilakukan hingga Senin (25/6).

Penambahan nilai tersebut dilakukan jika calon siswa baru memiliki prestasi lain di luar prestasi akademik di sekolah, seperti kejuaraan di tingkat kota/kabupaten hingga kejuaraan di tingkat internasional untuk berbagai bidang.

Tambahan nilai yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkatan kejuaraan yang diikuti. Tambahan nilai paling rendah adalah 0,1 poin apabila siswa meraih peringkat ketiga untuk kejuaraan tingkat kota.

Sedangkan tambahan tertinggi adalah 1,2 poin apabila meraih juara pada kejuaraan tingkat nasional. "Untuk kejuaraan tingkat internasional, belum ada yang mengajukan," katanya.

Tambahan nilai tersebut akan mampu mendongkrak nilai Ujian Nasional (UN) calon siswa sehingga meningkatkan peluang seorang siswa untuk diterima di sekolah yang diinginkan.

Edy mengatakan, adanya fasilitas penambahan nilai tersebut juga dapat memotivasi siswa untuk meraih prestasi di luar nilai akademik sekolah.

Selain mulai memberikan layanan penambahan nilai, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga mulai membuka layanan pendaftaran untuk siswa cerdas istimewa yang akan masuk SD.

"Sudah ada 25 siswa yang mendaftar untuk program ini. Mereka juga sudah menyerahkan surat rekomendasi dari psikolog," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Sugeng M Subono.

Sugeng mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya sudah ada sebanyak 143 calon siswa yang melakukan tes psikologi di Unit Konsultasi Psikologi UGM.

"Tetapi, belum tentu semuanya akan memperoleh rekomendasi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Tidak hanya IQ minimal 125, tetapi juga kemampuan sosial dan kematangan mental akan jadi bahan penilaian," katanya.

Pada tahun ajaran 2012/2013, akan ada empat SD negeri di Kota Yogyakarta yang membuka pengajaran untuk siswa cerdas istimewa, SD Negeri Ungaran, SD Negeri Tegalrejo I, SD Negeri Glagah dan SD Negeri Pujokusuman.

"Hasil seleksi untuk siswa cerdas istimewa ini akan kami umumkan pada Senin (25/6)," katanya.

(E013)

Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar