21.068 wisatawan kunjungi Sleman pada libur akhir tahun

id Tebing breksi ,Kaliurang ,Kaliadem,Kunjungan wisatawan Sleman ,Dispar Sleman ,Kabupaten Sleman ,Sleman

21.068 wisatawan kunjungi Sleman pada libur akhir tahun

Wisatawan mengunjungi obyek wisata Tebing Breksi di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (27/12/2020). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/pras. (Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah)

Sleman (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat sebanyak 21.068 wisatawan berkunjung ke 11 destinasi pariwisata teratas di kabupaten tersebut pada liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Walau tidak begitu signifikan, secara rata-rata kunjungan tersebut lebih tinggi dibanding liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2020 dengan jumlah kunjungan 19.066 wisatawan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suci Iriani Sinuraya di Sleman, Selasa.

Menurut dia, masing-masing angka kunjungan dua libur panjang akhir tahun 2020 pada destinasi pariwisata tersebut masih di bawah jumlah kunjungan pada liburan Maulid Nabi pada Oktober 2020 yang mencapai 42.808 wisatawan.

"Terdapat empat destinasi utama yang menjadi pilihan wisatawan selama masa liburan tersebut, yaitu Taman Tebing Breksi Prambanan, Kaliurang Pakem, Kaliadem Cangkringan, dan Jogja Exotarium dengan rata-rata kunjungan mencapai sekitar 81 persen dari total kunjungan pada masa libur panjang tersebut," katanya.



Ia mengatakan destinasi favorit lain selama libur akhir tahun 2020 yang juga dikunjungi wisatawan adalah Agrowisata Bhumi Merapi, Monumen Jogja Kembali, Gardu Pandang Kaliurang, Candi Sambisari dan Candi Ijo.

"Dari angka kunjungan tersebut, wisata alam masih menjadi tujuan favorit bagi wisatawan," katanya.



Suci mengatakan berdasar pantauan yang dilakukan petugas pantau Dinas Pariwisata Sleman, wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut rata-rata menaati protokol kesehatan COVID-19.

"Wisatawan yang berkunjung rata-rata menaati protokol kesehatan, seperti cuci tangan baik pada pintu masuk maupun di dalam destinasi, serta memakai masker," katanya.

Ia mengatakan untuk pengelola destinasi wisata juga sudah mematuhi jam operasional yang ditetapkan dalam SE Dinas Pariwisata Sleman No.443/2592 dan SE Bupati Sleman No. 440/02875 tentang Penyesuaian Kegiatan dalam Pencegahan Penyebaran COVID-19 Selama Libur Cuti Bersama Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar